Korset memiliki kelebihan membentuk badan,disukai oleh banyak
perempuan dari segala usia, tetapi banyak wanita tidak tahu, pemakaian
korset dalamjangka panjang memiliki pengaruh yang sangat berbahaya bagi
tubuh, juga bisa menyebabkan kemandulan pada wanita. Jadi apa saja
dampak pemakaian korset bagi tubuh?
Penelitian membuktikan,pemakaian korset dalam jangka waktu panjang
menyebabkan efek negatif bagi tubuh.
1. Dampak pertama: penelitian
spesialis penyakit ginekologi
menemukan bahwa 60% dari penyakit ginekologi diakibatkan dari pemakaian
korset. Para ahli percaya bahwa alasan yang menjadi penyebab penyakit
ginekologi dikarenakan pakaian korset membuat penumpukan sekresi dalam
vagina, stimulasi genital menyebabkan vulvitis. Dan celana yang terlalu
ketat sehingga membuat kulit pada paha cedera dan terjadi peradangan
serta perkembangbiakkan bakteri,terkena infeksi yang menyebabkan radang vagina,infeksi radang panggul,
infeksi saluran kemih. Selain itu, pakai ketat juga dapat secara
langsung mempengaruhi sistem peredaran darah, bagi wanita yang belum
pernah melahirkan,jika sirkulasi darah pada panggul terganggu , dapat
menyebabkan terhambatnya sirkulasi darah ke panggul dan hypoplasia
uterus serta penyakit lainnya, kasus yang parah dapat menyebabkan
kemandulan.
2. Dampak kedua: pemakaian korset membuat bagian perut
tertekan,membuat ginjal pada intra-abdomen, limpa, hati, lambung, usus
dan organ lain tertekan,membuat organ dalam tubuh serta system saraf
dalam kondisi tegang dalam jangka panjang. Kondisi ini mempengaruhi
peristaltik usus, menyebabkan fungsi pencernaan menjadi lebih rendah,
melemahkan sistem pencernaan,dan berakibat sembelit.kulit wajah akan
menjadi tidak berseri, mudah tumbuh noda di wajah.
3. Dampak ketiga: pakaian korset yang ketat menghambat kulit untuk
bernapas dengan baik, terutama setelah berkeringat, keringat mengendap
dan menyebabkan pori-pori tersumbat, kulit akan tampak merah dan
bengkak, menyebabkan folikulitis yang membuat kulit menjadi kasar.
Pakaian korset, membuat kulit tidak bisa bernapas bebas, mudah
menyebabkan mikrosirkulasi, kulit kehilangan elastisitasnya, dampaknya
akan menjadi lembab.
4. Dampak keempat: pakaian ketat membuat tubuh kekurangan oksigen
sehingga mempengaruhi pernapasan,kekangan di dada yang menyebabkan tidak
bs kembang kempis dengan baik , jaringan paru-paru karena
mikrosirkulasi terganggu sehinga tidak dapat meregang,jumlah oksigen
yang masuk ke tubuh menjadi sedikit, sehingga menghambat pasokan oksigen
dalam tubuh manusia, rentan terhadap hipoksia serebral , kepala akan
merasa kesemutan.seperti beberapa wanita yang mengenakan pakaian ketat
dalam jangka panjang akan merasa sesak napas.
5. Dampak kelima:pemakaian pakaian ketat akan mempengaruhi sistem
peredaran darah dan terganggunya perkembangan payudara,seperti kurangnya
sirkulasi darah pada area payudara,merusak payudara, darah pada
payudara stasis menyebabkan payudara bengkak dan rasa sakit.Hal ini akan
berdampak besar bagi perempuan yang sedang dalam masa pubertas,yang
dimana secara langsung akan mempengaruhi perkembangan payudara.
Tips Jika Anda memilih pakaian ketat, harus fit/pas tubuh,sirkulasi
udara nya bagus,dan jangan dipakai terlalu lama. Profesor Feng Limin
menyarankan bahwa jika Anda merasa tidak nyaman,maka harus segera
dihentikan pemakaiannya.
Kecantikan itu harus dari olahraga, bentuklah tubuh untuk kepuasan
Anda,jangan andalkan pakaian ketat,menurunkan berat badan tidak hanya
tidak bisa mengandalkan diet makanan saja.dilihat Dari perspektif
kesehatan, olahraga adalah cara terbaik untuk mendapatkan kecantikan dan
keindahan tubuh.
Berikut di atas adalah bahaya utama pemakaian baju ketat,kami sangat
berharap ini bisa membantu pemahaman dan kewaspadaan anda. diingatkan
pasien harus menurunkan berat badan dengan cara yang sehat, menjaga
tubuh dengan baik,jangan hanya memakai pakaian korset yang akhirnya bisa
membuat anda kehilangan impian menjadi seorang ibu.
Sumber :
metropolehospital.com